Post
Ulasan Mouse Gaming Murah & Ringan: Ignix F3 & F3 ProVideo ini membahas mouse gaming Vortexseries Ignix F3 dan F3 Pro, menyoroti perbedaan desain, fitur, dan performa, serta memberikan panduan pemilihan berdasarkan ukuran tangan dan anggaran.
1. 📦 Unboxing dan Isi Kotak Ignix F3 & F3 Pro
- ✅ Isi kotak F3 dan F3 Pro pada dasarnya sama, kecuali penulisan nama dan spesifikasi.
- ✅ Mendapatkan kabel paracord USB-C (1,8m), kartu penjelasan produk, kartu garansi (jadi satu dengan buku manual), grip tape, extra mouse feet, dan dongle wireless 2.4 GHz.
- ✅ Tersedia dalam dua pilihan warna: putih dan hitam.
00:00 - 00:22
1. 📦 Unboxing dan Isi Kotak Ignix F3 & F3 Pro
- ✅ Isi kotak F3 dan F3 Pro pada dasarnya sama, kecuali penulisan nama dan spesifikasi.
- ✅ Mendapatkan kabel paracord USB-C (1,8m), kartu penjelasan produk, kartu garansi (jadi satu dengan buku manual), grip tape, extra mouse feet, dan dongle wireless 2.4 GHz.
- ✅ Tersedia dalam dua pilihan warna: putih dan hitam.
00:23 - 01:25
2. 🖱️ Perbedaan Desain dan Layout antara F3 dan F3 Pro
- ✅ Perbedaan utama F3 Pro memiliki lapisan ice mate coating sehingga terasa lebih halus dan creepy saat digenggam.
- ✅ Seri F3 tidak memiliki tombol makro di belakang scroll wheel, tombol DPI cycle di bagian bawah, dan tempat penyimpanan dongle seperti seri F1.
- ✅ Ukurannya tergolong small mouse dengan panjang 116 mm dan berat hanya 42 gram.
01:26 - 02:16
3. 🖐️ Kecocokan Grip Style dan Ukuran Tangan
- ✅ Cocok untuk ukuran tangan small to medium size.
- ✅ Dengan ukuran tangan 20,5 cm, mouse ini terasa kecil, namun masih bisa digunakan dengan aggressive claw grip atau finger tips grip.
- ✅ Tidak cocok untuk palm grip atau rileks claw grip karena akan overlap di jari.
- ✅ Bentuk hump yang cukup tinggi dan tidak landai membuatnya enak digunakan untuk rileks claw grip atau finger tips grip bagi yang memiliki tangan small to medium size.
02:17 - 03:22
4. ⚙️ Fitur dan Spesifikasi Internal: Persamaan dan Perbedaan
- ✅ Kedua mouse berbagi fitur dan internal part yang sama dengan F1 dan F1 Pro.
- ✅ Memiliki tiga jenis koneksi dan menggunakan baterai berkapasitas 300 mAh.
- ✅ Menggunakan MCU Broadcom BK3633 dengan polling rate hingga 1000 Hz.
- ✅ Menggunakan web-based software yang sama di vortexseries.net/ignx atau bisa diinstal langsung ke PC.
| Fitur | Ignix F3 Pro | Ignix F3 |
|---|---|---|
| Switch | Omron D2FC F7N (100 juta klik) | Huano TBSPD (80 juta klik) |
| Scroll Wheel Encoder | F Switch (kuning, core hijau) | F Switch (hitam, core hijau) |
| Sensor | PW 3395 Pro | PW 3311 (upgraded version) |
| Coating | Ice Mac Coating | Tidak ada |
03:23 - 04:25
5. 🤔 Apakah Polling Rate 1000Hz Cukup? dan Rekomendasi Pembelian
- ✅ Polling rate 1000 Hz sudah cukup untuk main game kompetitif dengan PC spek i5 12400F, RTX 2070, dan monitor 2K 180Hz.
- ✅ Jika monitor dan prosesor mendukung refresh rate tinggi dan polling rate besar, akan terasa lebih smooth dan responsif.
- ✅ Seri Ignix masuk kategori max out budget dan midrange mouse atau budget killer dan midrange killer.
- Rekomendasi:
- ✅ Tangan medium to big size: ambil F1 series.
- ✅ Tangan small to medium size: ambil F3 series.
- ✅ Budget Rp550.000: ambil yang Pro.
- ✅ Budget Rp329.000: ambil yang biasa.
04:26 - 05:14
6. 🛒 Tips Membandingkan dengan Merek Lain dan Tempat Pembelian
- ✅ Bandingkan switch, MCU, scroll wheel encoder, sensor, support web-based software, dan budget.
- ✅ Cek review sebelum membeli, terutama untuk size dan shape.
- ✅ Pilih shape dulu baru pilih spek.
- ✅ Bisa dibeli melalui produk YouTube shopping atau link afiliasi di deskripsi.
05:15 - 08:54
7. 🎮 Uji Coba Gaming
Video menunjukkan gameplay menggunakan mouse yang diulas.
